Mengapa policy brief atau policy paper itu penting ? Policy brief atau policy pape r diartikan sebagai jembatan komunikasi, seorang policy analyst setelah menemukan data ( evidance ) yang perlu diberikan dan disampaikan kepada policy maker. Agar tidak hanya menghasilkan policy paper , tetapi perlu menjadi tindak lanjut dan respon dari policy maker. Bagaimana seorang policy analyst menghasilkan jembatan komunikasi ? Dalam hal ini policy analyst perlu memahami dan memiliki pengetahuan tentang policy stakeholder terkait dengan isu tertentu seperti (siapa yang terlibat, kedudukan, dll). Policy analyst juga harus bisa melihat keterkaitan isu dengan lingkungan-lingkungan strategik. Seorang analis kebijakan harus mampu mengevaluasi atau kebijakan existing selama proses berjalan untuk melihat seperti apa hasilnya, dampaknya, bagaimana kinerja policy analyst dan mampu memberikan skor pelaksanaan kebijakan. Policy analyst juga harus mampu memberikan pilihan atau alte...
Lingkup Proyek Perubahan: Pengembangan tata kelola agile management dengan fokus pada optimalisasi layanan dalam mewujudkan evidence based-policy, termasuk regulasi, instrumen dan langkah langkah sosialisasi peningkatan kapasita pelaksana fungsi Pendekatan Proyek Perubahan Thingking Ahead, untuk penyususnan konsep agile management dalam harmonisasi dan sinkronisasi tugas dan fungsi layanan kebijakan. Thingking Again, untuk menemukan konsep evidence based-policy pada kebijakan riset dan inovasi. Thingking Across, untuk mendapatkan rumusan proses bisnis yang optimal dan dapat dilaksanakan. Trobosan Model Tata Kelola Agile Management fokus pada : Able people Agile process Adapdive policies Melalui upaya : Thingking Ahead Thingking Again Thingking Across Trobosan Baru : Model tata kelola Agile Management p royek perubahan (jangka pendek). Tersedianya rancangan Agile Management mencakup proses bisnis dan tatakeola perumusan kebijakan berbasis bukti. Tersusunnya pengembangan...