Langsung ke konten utama

GATE OF SCIENCE

 

Sumber Gambar : https://www.kompas.com/sains/read/2021/06/23/203100123/penjelasan-marah-secara-ilmiah-dan-cara-mengatasinya?page=all

Angry ?  Watch out of heart attack ?

Marah ? Awas Sakit Jantung ?

    You perhaps like to hear the idiom of " Don't get angry, then get heart nfect!". Te idiom perhaps right.
    Kalian mungkin pernah mendengar ungkapan "jangan sering marah, nanti jantungan!". Ungkapn tersebut mungkin ada benarnya.
   
  A research in USA shows that man with hard tenper is more frequently gets heart infect earlier than man with soft temper.
    Sebuah penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa pria yang berwatak keras lebihh sering mengalami sakit jantung lebih awal dibandigkan pria yang berwatak lebih lembut.
   
  This research involves more tahn 1.000 of men. The result of that research say that man who always feels in the situation of full of pressure with angry feeling and irritable will has risk of heart infect higher of three times before 55 uyears old. The man with this condition is more frequently gets heart infect before 55 years old.
    Penelitian ini melibatkan lebih  dari 1.000 orang pria. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pria yang selalu merasa pada situasi penuh tekanan dengan perasaan marah dan tersinggung akan mengaami resiko gangguan jantung lebih tinggi tiga kali lipat sebelum berusia 55 tahun. pria dengan kondisi ini juga lebbih sering terkena serangan jantung selama berusia 55 tahun.

    By 1,000 befor, of 8% aare assumed sufffer earlier heart infect. The risk of heart infect is greater in man who is too sensitive and always save his anger. Not nly that, anger also can increase risk of  depression (psychological pressure) and wworry that is related to the increase of stroke risk.
    Dari 1.000 orang pria tersebut, 8% nya diduga menderita penyakit jantung lebih awal. Risiko serangan jantung lebih besar terjadi pada pria yang peka dan selalu memendam rasa amarahnya. Tidak Hanya itu,  kemarahan juga bisa meningkatkan risiko depresi (tekanan batin) dan kecemasan yang terkait dengan peningkatan risiko stroke.

    Anger is  asumed can increase the release of catecholamine, that is material that causes narrowing of blood vessel, increasing heartbeat and incrasing blood tension. Therefore, we must  control anger because by controlling anger thee risk of heart infect can be reduce.
    Rasa marah diduga dapat meningkatkan pelepasan katekolamin, yaitu suatu bahan yang mengakibatkan terjadinya penyempitan pembuluh darah, meningkat denyuut jantung dan meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, kita harus bisa mengontrol rasa marah karena dengan mengontrol rasa marah maka risiko serangan jantung pada usia muda juga bisa diturunkan.


*_* semoga bermanfaat






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penulisan Policy Brief dan Policy Paper serta Pentingnya Komunikasi dalam Kebijakan

Mengapa policy brief atau policy paper itu penting ? Policy brief atau policy pape r diartikan sebagai jembatan komunikasi, seorang policy analyst setelah menemukan data ( evidance ) yang perlu diberikan dan disampaikan kepada policy maker. Agar tidak hanya menghasilkan  policy paper , tetapi perlu menjadi tindak lanjut dan respon dari policy maker.   Bagaimana seorang policy analyst menghasilkan jembatan komunikasi ? Dalam hal ini policy analyst perlu memahami dan memiliki pengetahuan tentang policy stakeholder terkait dengan isu tertentu seperti (siapa yang terlibat, kedudukan, dll).  Policy analyst juga harus bisa melihat keterkaitan isu dengan lingkungan-lingkungan strategik. Seorang analis kebijakan harus mampu mengevaluasi atau kebijakan existing selama proses berjalan untuk melihat seperti apa hasilnya, dampaknya, bagaimana kinerja policy analyst dan mampu memberikan skor pelaksanaan kebijakan. Policy analyst juga harus mampu memberikan pilihan atau alte...

REVITALISASI PENDIDIKAN VOKASI MELALUI INOVASI SISTEM PENILAIAN KECAKAPAN

  Pendahuluan    Pada saat ini dengan berkembangnya informasi, komputasi, otomasi, dan komunikasi yang merambah dalam segala aspek kehidupan manusia di semua belahan dunia. Hal ini tentunya berdampak pada pendidikan, dimana dalam proses pembelajarannya hendaknya disesuaikan dengan kemajuan dan tuntutan zaman. Dunia kerja menuntut perubahan kompetensi yang harus dimiliki peserta didik. Kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi dan berkolaborasi menjadi kompetensi penting dalam memasuki kehidupan abad 21.      Pembentukan kompetensi di sekolah mengandalkan kurikulum yang diselaraskan dengan tuntutan dunia masa depan anak yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, agar dapat terserap di dunia kerja. Kurikulum yang dikembangkan oleh sekolah dituntut untuk merubah pendekatan pembelajaran dan sistem penilaiannya yang berpusat pada guru/pendidik ( teacher centered learning ) menjadi pendekatan pembelajaran yang berpusat pad...

Analisis Kebijakan Publik Identifikasi dan Seleksi

     Analisis kebijakan publik adalah pemahaman akan suatu kebijakan atau pengkajian untuk merumuskan suatu kebijakan (Nugroho dalam Pasolong, 2019, hlm. 50). Dengan demikian, selain untuk merumuskan suatu kebijakan, analisis publik juga dapat digunakan untuk memahami seperti apa suatu kebijakan publik itu. Mengapa diperlukan analisis kebijakan publik ? Hal tersebut dipicu oleh banyaknya kebijakan publik yang dianggap kurang memuaskan karena begitu banyak kebijakan yang tidak terpecahkan dalam masalah kebijakan, tetapi menciptakan masalah baru.     Pemahaman serta pengkajian dalam analisis publik tentunya dilakukan secara analitis yang berarti setiap komponen pembentuk dari kebijakan itu sendiri haruslah terwujudw sehingga dapat diselidiki satu persatu secara holistik. Bahkan analisis kebijakan publik juga menjadi studi atau disiplin ilmu yang berkembang sebagai akibat dari berbagai kekurangannya yang dapat berdampak pada kepentingan publik.    Se...